|
Analisis sperma
adalah pemeriksaan untuk menilai ciri dan mutu spermatozoa dalam air
mani suami, agar dapat dinilai apakah terdapat ketidaknormalan yang
dapat mengganggu kesuburan dan menghambat terjadinya pembuahan.
Pemeriksaan ini
meliputi:
· Warna,
bau, volum, pH, pencairan (likuefaksi), dan kekentalan (viskositas) air
mani, serta apakah ada sel-sel lain dalam cairan mani.
· Jumlah,
bentuk, dan gerakan sperma-tozoa; % spermatozoa yang bergerak dan yang
bergerak lurus; serta kecepatan gerak spermatozoa.
· Uji
migrasi sperma in vitro
· Uji
MAR (mixed agglutination reaction), untuk menilai penggumpalan
spermatozoa
· Uji
HOS (hypo-osmotic swelling), untuk menilai keutuhan selaput sel
spermatozoa.
· Uji
fruktosa
Selain itu, juga
diperiksa faktor imunoandrologis istri terhadap spermatozoa suami untuk
menilai apakah terdapat zat antibodi anti-sperma yang dapat menghambat
perjalanan spermatozoa menuju sel telur. Pemeriksaan imunoandrologis
meliputi:
· Uji
Kibrick, untuk menilai adanya faktor penggumpal (aglutinasi) spermatozoa
suami dalam serum darah istri.
· Uji
Isojima, untuk menilai adanya faktor penghambat gerak spermatozoa dalam
serum darah istri.
· Uji
adaptasi sperma, untuk menilai berapa lama daya-tahan hidup spermatozoa
dalam serum darah istri. |