X

Sabtu, 29 Oktober 2011, Pukul : 09.30 s.d 12.30

House Mom n Jo

Jl. Dharmawangsa IV/8

Telepon : 722-780760 / 08-999-000-006

Biaya registrasi : Rp. 75.000,- (Goodie + Lunch)

Seminar
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  1. Tips Merawat Gigi

    Gigi sehat adalah gigi yang bersih tanpa lubang. Maka rawatlah gigi secara baik dan teratur, kalau ada gigi yang berlubang, segera periksa ke dokter gigi.

    Tips Merawat Gigi

    • Sikat gigi dengan baik dan teratur minimal dua kali sehari, pagi sebelum sarapan dan malam sebelum tidur.
    • Menyikat gigi dengan gerakan vertikal dari arah gusi ke ujung gigi. Bagian luar, dalam dan permukaan gigi harus disikat dengan teliti,  tidak usah terlalu keras, tapi mantap. Gusi juga harus tersikat agar sisa-sisa makanan yang ada di leher gigi hilang
    • Gunakan pasta gigi yang mengandung Flour untuk menguatkan lapisan (email) gigi.
    • Pilih sikat gigi dengan bulu sikat yang tidak terlalu keras/lembek/ jarang. Jarak ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagian gigi yang tidak tersikat.
    • Sebisa mungkin kurangi makanan/jajanan yang manis dan lengket misalnya coklat, dodol. Juga minuman seperti teh, kopi, minuman  ringan (coca-cola dsbnya), serta rokok yang dapat menyebabkan warna gigi jadi kusam, kecoklat-coklatan. Segera berkumur atau    sikat gigi sesudah makan/minum tersebut.
    • Rajinlah secara teratur memeriksakan gigi ke dokter gigi, minimal enam bulan sekali.
    • "Dengan gigi sehat dan bersih senyum Anda akan lebih menawan"

  2. Melahirkan di dalam air (Water Birth)

    "Wow, Melahirkan dalam Air"

    Berminat melahirkan dalam air? Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Jakarta sudah ada yang menawarkan fasilitas itu. Seperti apa?
    SAKIT! itulah yang ditakutkan kaum perempuan saat melahirkan. Tak heran bila teknik-teknik mengurangi sakit persalinan pun banyak diminati. Mulai persalinan Caesar, memakai bius epidural, hingga hipnobirthing atau melahirkan dengan dihipnotis agar tidak merasa sakit. Dan kini, teknik persalinan yang mulai banyak diminati adalah melahirkan dalam air.


    Adalah Sammarie Clinic Healthcare di Jl Wijaya I No 45 Jakarta Selatan, yang menawarkan model persalinan seperti itu. Dikatakan dr Otamar Samsudin SpOG, melahirkan dalam air pada dasarnya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

    Memang tidak ada teknik persalinan yang mampu menghilangkan rasa sakit hingga seratus persen. Paling cuma 80 persen saja. Tapi, kami ingin memberikan alternatif bagi para ibu yang akan melahirkan dengan mengurangi rasa sakitnya," ujarnya pada Bunda. Dijelaskan Otamar, proses melahirkan dalam air sebenarnya sudah ada sejak lama. Proses itu ditawarkan di Rusia pada l960-an oleh Igor Tjarkovsky. Sesuai perkembangan zaman, model persalinan itu pun terus berkembang ke Amerika Serikat, Eropa, dan Indonesia.

    “Di Amerika sendiri melahirkan dalam air nggak begitu gampang diterima. Sebab, tahu sendirilah, mereka punya ego sendiri. Tapi, beberapa rumah sakit di Amerika sudah menggunakan teknik tersebut," ujar dokter yang juga praktik di Metropolitan Medical Center (MMC) itu. Di Indonesia sendiri, melahirkan dalam air mulai .diperkenalkan Oktober 2006 di Sammarie Clinic Healthcare. "Tapi, saya juga nggak tahu apakah ada yang lain. Di Klinik Sammarie sendiri sejak diperkenalkan Oktober 2006 sampai sekarang, sudah menangani sepuluh pasien. Dan yang berencana akan melahirkan dalam air juga masih banyak," papar Otamar.

    KEUNTUNGAN

    Dijelaskan Otamar dengan melahirkan dalam air pada dasarkan melahirkan secara normal, hanya saja tempatnya dalam air, bukan di tempat tidur. Teknik melahirkan dalam air tidak hanya menguntungkan ibu, tapi juga bayi yang dilahirkannya. Berikut ini keuntungan yang dapat diperoleh.

    BAGI IBU
    Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh ibu yang melahirkan dalam air antara lain:

    • Rasa Sakit Berkurang

    Dengan melahirkan dalam air, sakit akibat konstraksi dapat dikurangi hingga 60 persen. Sebab, dalam keadaan mengapung, kontraksi-kontraksi rahim akan lebih efisien, dan sirkulasi darah akan lebih baik. Sehingga, aliran oksigen ke otot-otot rahim akan lebih lancar, rasa sakit yang dialami ibu akan berkurang, dan pasokan oksigen untuk bayi akan lebih banyak.

    • Lebih Nyaman dan Rileks

    Dengan berendam dalam air hangat, ibu akan lebih mudah mencari posisi yang dianggap nyaman untuk melahirkan. Si ibu hanya duduk, rileks dalam air sambil membuka kakinya dan tidak harus bergerak atau menarik nafas panjang. Sebab, air dengan sendirinya akan membantu memberikan dorongan tenaga.
    “Ibu yang akan melahirkan itukan pasti stres karena sakit yang dirasakannya. Dengan berendam dalam air hangat, rasa stres itu dapat dikurangi, sehingga iya bisa merasa nyaman,” jelas Otamar.

    • Mengurangi Perobekan Perineum

    Air hangat menyebabkan perineum (daerah antara vagina sampai anus) menjadi lebih elastis dan rileks. Sehingga mengurangi risiko robeknya jalan lahir dan kebutuhan melakukan episiotomi atau penjahitan.

    • Lebih Konsentrasi

    Karena secara fisik lebih rileks, berendam dalam air hangat membuat ibu bisa lebih konsentrasi pada persalinannya.

    • Energi Meningkat

    Pada tahap-tahap akhir persalinan, air dipercaya dapat meningkatkan energi ibu.

    • Turunkan Darah Tinggi

    Berendam dalam air hangat dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh kecemasan.

    • Persalinan Lebih Singkat

    Dalam berendam dalam air hangat, sirkulasi darah akan lebih baik, sehingga kontraksi rahim juga akan lebih baik. Itu berarti pembukaan jalan lahir akan lebih cepat, sehingga persalinan juga lebih cepat.

    BAGI BAYI
    Tak hanya ibu yang mendapat keuntungan dari melahirkan dalam air. Bayi yang dilahirkan pun akan mendapat manfaat, seperti:

    • Lebih Merah

    Bayi yang dilahirkan dalam air terlihat lebih merah, karena darahnya lebih cukup.

    • Kulitnya Lebih Bersih

    Bayi yang dilahirkan dalam air memiliki kulit lebih bersih dan tidak hanya kulit ari. Sebab, lemak-lemaknya akan langsung bersih terkena air hangat.

    • Resiko Cedera Kepala Kecil

    Resiko cedera kepala pada bayi yang dilahirkan dalam air, lebih kecil. Sebab, ia akan langsung jatuh ke dalam air dan dengan sendirinya akan mengapung.

    • Lebih Cerdas

    Meski belum ada penelitian, menurut Otamar, bayi yang dilahirkan dalm air lebih cerdas. “Bisa jadi itu karena resiko terjadinya cedera kepala pada bayi lebih kecil,” ujar Otamar.

    • Lebih Nyaman

    Meski sudah keluar dari rahim ibunya, bayi tetap merasa nyaman, karena ia merasa seperti berada dalam rahim ibunya.
    Itu karena ia berada dalam air yang suhunya seperti suhudalam rahim. Itu berarti stres yang mungkin dialami bayi juga bisa dikurangi.

    • Resiko Keracunan Ketuban Lebih Kecil

    Resiko bayi keracunan dari ketuban lebih kecil, karena air ketuban yang keluar langsung bercampur dengan air kolam.

    • Lebih Suka Air

    Karena dilahirkan dalam air, bayi lebih sensitif terhadap air. Sebab, dalam memorinya sudah tersimpan dalam air.

    Apakah bayi tak Tersedak Air?

    "APAKAH bayi yang dilahirkan dalam air tidak akan tersedak air karena rnenangis'? Begitu pasti pertanyaan yang ada dalam benak para ibu. Menanggapi pertanyaan seperti itu, dr Otamar Samsudin SpOG dengan tegas menjawab, ''Tidak!".

    "Dari sepuluh pasien yang saya tangani, tak pernah ada kasus bayi tersedak karena minum air. Dan yang perlu dipahami, bayi tidak akan mengisap udara, kecuali tali pusarnya sudah dipotong. Selama bayi masih terhubung dengan tali pusar, bayi akan menerima pasokan oksigen dari ibunya melalui tali pusar,” jelas Otamar.

    Ditambahkannya, pada dasarnya bayi yang baru dilahirkan akan Iangsung menangis bila:

    • Terjadi perubahan suasana.
    • Terjadi perubahan suhu air.
    • Ari-ari terlepas atau terputusnya hubungan antara bayi dan ibunya (tali pusar terputus).

    Namun, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Otamar, dokter spesialis anak juga harus siap sedia. Dengan begitu, "Ada tidaknya air yang masuk atau ada-tidaknya gangguan lainnya bisa langsung dideteksi dan segera diatasi dengan baik,” ujar Otamar.

    PROSES

    Seperti dikatakan Otamar, proses persalinan dalam air pada dasarnya seperti persalinan biasa. Karena itu, jangan membayangkan bahwa melahirkan dalam air itu rumit. Adapun tahapan proses persiapan hingga ibu melahirkan dalam air, menurut Otamar, adalah sebagai berikut:

    • Sterilisasi Kolam

    Sebelum digunakan, kolam harus disterilisasi lebih dulu menggunakan desinfektan. Dengan begitu, kolam akan bebas kuman.

    • Pengisian Air

    Setelah kolam dianggap bersih, baru diisi dengan air. Air tersebut haru sdisesuaikan dengan suhu tubuh ibu yang akan melahirkan. Itu penting untuk mencegah temperature shock saat bayi keluar dari rahim. Sterilitas air juga harus diperhatikan agar tidak menyebabkan infeksi pada ibu maupun bayi yang dilahirkannya.

    • Ibu Masuk Kolam

    Ibu baru boleh masuk ke dalam kolam setelah jalan lahir membuka 5-6 sentimeter. “Itu untuk menghindari agar ibu tidak terlalu lama berada dalam air”, jelas Otamar. Jika ingin tenang menghadapi proses persalinan, sang suami bisa ikut mendampingi.

    • Bayi Lahir

    Setelah kurang lebih 1-1,5 jam berendam dalam air, pembukaan biasanya sudah lengkap, sehingga bayi siap lahir. “Biasanya, dengan hanya sedikit tenaga untuk mengejan, bayi sudah keluar. Proses kelahiran bayi ini lebih mudah, karena air mempunyai sifat mendorong,” jelas Otamar. Setelah bayi lahir, ia tidak akan tenggelam, karena waktu dalam rahim pun bayi hidup dalam air ketuban selama sembilan bulan.

    • Bayi Diangkat

    Setelah keluar, bayi diangkat dan langsung diberikan pada ibunya untuk mendapat pelukan hangat serta ciuman pertama dari ibunya. Setelah itu, baru pusarnya dipotong dan dibersihkan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatannya.

    (Liputan Tabloid Bunda, Edisi 306, 20 - 26 Januari 2007), Narasumber: dr. Otamar Samsudin, SpOG


  3. Pengaruh Depresi Terhadap Janin

    Alhamdulillah sekarang usia kehamilan saya berjalan 5 bulan. Namun selama hamil, saya menderita depresi yang cukup hebat. Sering merasa cemas, gelisah, 'menangis, jantung berdebar kuat, dan stress. Apakah yang saya alami ini wajar dan disebabkan pengaruh hormon kehamilan? Saya takut membahayakan janin yang ada di dalam kandungan?
    Okta - Bekasi

    Jawab:
    Selamat atas kehamilan Anda, kehamilan adalah suatu anugrah yang harus disyukuri. Berbagai gejala yang tidak biasa sering "menemani" kehamilan. Gejala-gejala yang menganggu tersebut sebaiknya dilaporkan pada dokter yang merawat kehamilan Anda untuk dicari penyebabnya.
    Bila Anda tidak memiliki kekelainan fisik atau organ tubuh yang menyebabkan seperti kelainan jantung dan tekanan darah, berarti gejala tersebut adalah gejala psikomatis kehamilan yang dapat disebabkan oleh hormon kehamilan.
    Gejala yang Anda alami tersebut sebaiknya Anda atasi sendiri dengan berusaha menikmati kahamilan ini. Bila perlu konsultasikan kepada dokter Psikiatri (ahli penyakit jiwa). Karena depresi dan stress berkepanjangan tentu dapat mempengaruhi pertumbuhan janin Anda.

    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  4. Agar tak sulit tidur, Buang pikiran yang mengganjal, lalu apa lagi?

    Masalah sulit tidur malam, bersifat individual tidak semua ibu hamil akan mengalaminya. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena si ibu memang sudah terbiasa dengan pola tidur larut malam yang hanya makan waktu tidur sedikit saja, ada juga yang sulit tidur karena sesuatu yang mengganjal dalam pikiran.

     


    Bagi ibu hamil yang memang sudah kebiasaan tidur larut malam, tak lantas jadi keharusan untuk tidur dengan waktu lebih banyak semasa hamilnya. Boleh saja kebiasaan tersebut berlanjut, namun harus memperhatikan dan menjaga kondisi kesehatannya. Caranya dengan mengkonsumsi makanan bergizi, menghindari hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuhnya, semisal sudah tidurnya larut malam dan merokok pula.

    Selain karena kebiasaan, sulit tidur yang dialami ibu hamil umumnya paling sering terjadi pada trimester satu dan tiga. Karena pada masa-masa itu, ibu sedang melakukan penyesuaian terhadap proses kehamilannya. Hal ini dapat menimbulkan perasaan dan pikiran tak nyaman yang akhirnya mempengaruhi tidurnya. Sementara trimester dua ibu sydah dapat beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang dialaminya sehingga tak terlalu bermasalah.

    Secara umum, kondisi kondisi kurang tidur memang bisa mengganggu kesehatan fisik dan psikis. Ibu jadi mudah lelah, lemas, terasa pegal-pegal badannya, tak bersemangat, konsentrasi berkurang, tidak mood melakukan sesuatu, mudah marah atau emosional, uring-uringan dan lainnya. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, akan mempengaruhi staminanya dan ibu hamil akan mudah sakit.

    Padahal, ibu hamil memerlukan waktu istirahat yang cukup, yaitu tidur 8 jam seperti umumnya. Bila waktu tidur tercukupi, maka ibu hamil akan merasa segar tanpa merasa terbebani keluhan-keluhan seperti, mual, pegal, dan lainnya.

     

    BILA IBU HAMIL MIMPI BURUK

    Kapan biasanya ibu hamil mimpi buruk? Tak bisa diperkirakan waktunya. Sama halnya seperti sulit tidur, mimpi buruk pun bersifat individual. Tak semua ibu hamil mengalami mimpi buruk. Jika pun ibu hamil mimpi buruk, misalnya mengalami proses melahirkan yang mengerikan atau melihat bayi berwajah menakutkan, dan lainnya, pada dasarnya itu karena masalah psikis. Ibu merasa khawatir atau takut dengan kehamilan yang dijalani atau proses persalinan yang akan dihadapinya.

    Jika di waktu malam ibu terbangun karena mimpi buruk, tenangkan dengan minum segelas air putih. Lakukan olah nafas dengan teratur. Alihkan perhatian dan pikiran pada hal-hal lain yang menyenangkan yang akan ditemui dan dilakukan esok harinya. Berdoa dan jangan diingat-ingat kembali mimpi yang baru dialami.

     

    Narasumber : dr. Deradjat M. Sastrawikarta, SpOG
    dari            : SamMarie Family Healthcare
    oleh           : Dedeh Kurniasih

    Disadur dari Tabloid Nakita No. 405/Th. VIII/6 Januari 2007


  5. Q & A Pregnancy

     

    Alergi Dingin dan Debu saat hamil

    Dok, saya alergi dingin dan debu. Saat ini saya sedang hamil 4 bulan. Hampir setiap pagi saya bersin-bersin, dan pilek di siang hari. Apakah ini berbahaya bagi janin yang saya kandung. Adakah yang bisa saya lakukan? Bolehkah saya minum obat pilek? Fitri – Bekasi

    Jawab:

    Tidak berbahaya bagi janin. Dari cerita ibu yang alergi dari cuaca atau udara, maka sebaiknya kalau malam tidur pakai selimut atau baju hangat dan matikan AC apabila ibu pakai AC. Jika ibu alergi debu, hindari benda-benda yang bisa menimbulkan debu. Obat pilek tidak perlu tetapi minumlah vitamin C.

     

    Kapan bisa hamil lagi?

    Dokter yang baik, seminggu yang lalu saya habis dikuret, karena kandungan saya yang baru berusia dua bulan mengalami flek. Dokter kandungan saya memutuskan untuk menguretnya. Saya ingin sekali segera menimang buah hati. Apakah setelah kuret ini saya bisa segera hamil lagi? Atau harus menunggu berapa lama? Mengapa? Nida - Jakarta

    Jawab:

    Kenapa pada waktu itu harus dikuret dan kondisi janin bagaimana sampai harus dikuret? Jadi sebaiknya dicari penyebabnya dahulu kenapa pada waktu itu ibu harus dikuret sebelum ibu hamil lagi.

     

    Kontrasepsi aman

    Dok, saya baru saja menikah. Namun ingin menunda momongan. Mungkin dua tahun ke depan. Amankah bagi kandungan saya jika saya ber-KB dahulu? Kontrasepsi apa yang cocok buat saya? Terimakasih. Mira - Jakarta

    Jawab:

    Seseorang yang sudah menikah sebaiknya segera hamil, tetapi bila ingin menunda kehamilan, tunda dengan cara aman, misal: pantang berkala, senggama putus, KB kondom dan pil dengan kandungan hormone rendah. Jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

     

    Disadur dari Majalah 9month bulan Februari 2008


  6. Kualitas sperma, Pistol Oke Peluru Belum Tentu

    Aldi tercenung membaca lembaran hasil pemeriksaan laboratorium yang dipegangnya. Di situ tertera kadar spermatozoa nol. Kesimpulannya, Aldi manduI. "Tidak mungkin, tidak mungkin," ucap pria berusia 38 tahun ini sambil menggeleng-gelengkan kepala. la merasa tidak punya masalah seksual. hubungan intim dengan istri hampir selalu berjalan mulus. Malah bila bicara soal urusan seksual, Aldi bisa berbangga karena ia memang jagoan di atas ranjang. " Jadi, bagaimana mungkin aku mandul?" aldi masih tak percaya.



    Menurut dr. Indra G. Mansur, DHES, Sp.And, pakar andologi dan Imunoreproduksi dari Klinik Fertilitas dan Menoandropause Sam Marie, tidak sedikit pria seperti Aldi, yang mengira keperkasaan identik dengan kesuburan. Padahal sekalipun berkaitan, keduanya merupakan hal yang sangat berbeda. Yang satu terkait fungsi seksual dan yang lain berhubungan dengan fungsi reproduksi. Ringkasnya lelaki yang bisa melakukan hubungan seksual, tidak otomatis bisa pula membuahi pasangannya.

    Ada syarat wajib yang mesti dipenuhi agar bisa menghamili sang istri. Selain mampu melakukan hubungan seksual secara normal, suami harus pula mampu mengeluarkan bibit yang berpotensi membuahi sel telur. Bibit ini dinamakan spermatozoa atau sering disebut dengan istilah ‘sperma’ saja. Kualitas dan kuantitas sperma inilah yang menjadi penentu utama seorang dikatakan pria subur atau tidak.

    Pistol dan Peluru

    Indra memberikan ilustrasi, kaitan antara kemampuan seksual dan keberadaan sperma ibarat hubungan pistol dan peluru. Dalam hal ini yang menjadi peluru adalah sperma. Peluru tidak akan mampu mencapai sasaran bila pistol yang digunakan tidak punya daya yang kuat untuk menembakkannya. Sebaliknya, pistol yang canggih sekalipun tidak akan mampu menaklukkan musuh bila tidak ada peluru berkualitas bagus yang ditembakkan, misalnya peluru karet. Apalagi jika pistol tersebut malah tidak punya peluru sama sekali.

    lIustrasi di atas menggambarkan kemampaun seksual dan kesuburan menjadi dua hal yang saling mendukung untuk mewujudkan suatu pembuahan alamiah yang terjadi melalui hubungan intim.

    Dalam membahas kesuburan pria, fokus kita terarah pada masalah sperma. Sudah digariskan oleh Sang Pencipta bahwa sperma merupakan unsur terpenting yang memungkinkan pria bisa menjadi seorang ayah.

     

    Artinya, bila ‘pistol’ tidak bekerja dengan baik dan pembuahan alami tidak bisa dilakukan, kehamilan masih bisa diupayakan selama sperma masih ada. Teknologi kedokteran yang bisa membantu masalah ini dikenal de ngan istilah bayi tabung. Bila pria yang tidak memiliki kandungan sperma pada cairan maninya disebut mengalami kasus azoospermatozoa. Bahasa awamnya tidak punya 'bibit'.

    (Liputan Majalah Human Health Tahun V - No. 04 - April 2006),  Narasumber: dr. Indra G. Mansur, DHES, SpAnd


  7. Keluar Cairan Kuning

    Saya adalah wanita yang aktif bekerja, jadi semasa hamil saya senantiasa bergerak, melakukan aktifitas seperti biasa. Kalau jalan kaki pun masih terbilang cepat. Pernah suatu ketika saya merasakan capai keluar cairan coklat. Tapi di usia kehamilan yang sudah berjalan 7 bulan saya sudah tidak lagi. Hanya saja, saat itu hampir setiap hari keluar cairan kuning di celana dalam. Apakah sebabnya dan apakah memengaruhi janin?
    Uwi - Mampang

    Jawab:
    Keluarnya cairan kuning kemungkinan adalah keputihan yang disebabkan infeksi vagina atau servik (leher rahim). Hal ini harus segera dikonsultasikan pada dokter untuk diobati. Bila tidak, dapat menyebabkan infeksi pada selaput ketuban, menyebabkan kontraksi, atau ketuban pecah dini (sebelum waktunya) hingga persalian premature.


    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  8. Pentingnya Menjaga Keseimbangan Hormon

    Ketidakseimbangan akan berpengaruh buruk pada ibu dan janin

    Hormon adalah substansi atau zat yang dihasilkan berbagai kelenjar dalam tubuh dan beredar dalam darah. Diibaratkan, hormon itu sebagai penghantar perintah yang akan menuju ke organ sasaran tertentu agar organ tersebut berfungsi. Nah, pada kehamilan, tentu yang jadi organ sasarannya adalah organ-organ reproduksi.


    Pada awal proses kehamilan, hormon estrogen (hormon kelamin kewanitaan yang mengatur perkembangan dan menjaga ciri-ciri kewanitaan) serta hormon progesteron akan mengatur proses persiapan kehamilan pada rahim ibu. Estrogen yang dihasilkan oleh indung telur ibu akan memancing sel sperma dari pasangannya untuk masuk ke rahim. Ketika sel telur dan sel sperma bertemu di dekat ujung saluran telur, terjadilah pembuahan. Setelah pembuahan, estrogen bertugas langsung merangsang perkembangan rahim. Semakin lama dinding rahim akan menebal. Selanjutnya, hasil konsepsi tersebut menempel pada dinding rahim.

    Dari hasil konsepsi tersebut, korion (lapisan paling luar yang menyelubungi janin) akan mengeluarkan hormon kehamilan yaitu human Chorionic Gonado- tropin (hCG). Kadar hormon hCG inilah yang dapat terdeteksi (tertasah) pada awal-awal kehamilan, apakah seorang ibu tersebut hamil atau tidak. Jika kadar hCG-nya tinggi, berarti lbu tersebut hamil. Hormon ini akan meningkat sepanjang awal kehamilan, namun setelah 2-3 bulan kemudian akan statis dan menghilang begitu melahirkan. Hormon hCG akan mempertahankan korpus luteum (massa sel besar yang berkembang dari sisa kantung telur yang sudah pecah di indung telur). Korpus luteum ini mengeluarkan progesteron yang akan mempertahankan kehamilan. Ibaratnya, progesteron ini adalah pupuknya. Bila pupuknya kurang di awal kehamilan, maka tumbuhannya kurang subur, bahkan mati. Begitu juga kehamilan, bisa terjadi keguguran.

    Selain adanya hormon kehamilan, peningkatan hormon progesteron di awal kehamilan akan membuat kerja usus melambat sehingga ibu mudah kembung, dinding lambung mengendur dan asam lambung meningkat. Pengaruh inilah yang membuat ibu hamil sering  mengalami mual-muntah pada awal kehamilan. Ditambah lagi dengan darah yang agak mengental membuat transportasi darah atau oksigen ke otak berkurang sehingga ibu mudah pusing. Hormon progesteron dari korpus luteum akan terus diproduksi sampai usia kehamilan sekitar 14 minggu. Setelah usia itu, plasenta mulai terbentuk dan sejak itu tugas produksi hormon pun diambil alih plasenta. Plasenta menghasilkan beberapa hormon seperti estrogen, progesteron, testosteron, termasuk hCG, sampai akhir kehamilan.
    Go top   >   Back    

    (Liputan Tabloid Mingguan nakita, No. 414/TH. VIII/10 Maret 2007),
    Narasumber: Prof. Dr. dr. T.Z. Jacoeb, SpOG (K)


  9. Preeklampsia

    Saat ini saya sedang hamil anak kedua, tapi saya khawatir dengan tekanan darah saya. Sebab, saat hamil anak pertama tekanan darah saya mencapai 170 pada saat kehamilan di minggu ke-32. Karena kondisi tersebut, akhirnya dokter memutuskan untuk segera melakukan operasi caesar. Yang ingin saya tanyakan, adakah cara untuk mencegahnya? soalnya saya takut akan mengalami hal serupa. Sekedar informasi, berat badan saya juga sangat besar dok?
    Paramitha

    Jawab:
    Ibu, pada kehamilan pertama tampaknya ibu menderita "keracunan kehamilan" (preeklampsia berat atau PEB). Proses terjadi preeklampsia berat ini sering dimulai sejak hamil muda. Oleh karena itu untuk kehamilan kedua ini, ibu harus konsultasi lebih intensif dengan dokter yang merawat ibu dan beritahukan kepada dokter tentang adanya riwayat PEB. Sehingga dapat dilakukan antisipasi seperti pemeriksaan laboratorium, USG dan pemberian obat-obatan yang diperlukan agar PEB tidak terulang lagi. Bila perlu, ibu konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan konsultan fetomaternal.


    dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG

    Disadur dari majalah 9month


  10. Testosterone Therapy - Restore the Man within

    Siapa bilang defisiensi hormon testosteron hanya ditandai dengan kurangnya dorongan seksual? Daya tahan fisik menurun, lemas, sering men­gantuk, penurunan prestasi, sering marah hingga kenikma­tan hidup berkurang merupa­kan indikasi terkikisnya jumlah hormon yang banyak diprod­uksi pria. Jika Anda ingin ‘kesempurnaan hidup’ kembali, terapi testosteron bisa men­jadi metode aman yang dapat dipilih.

    Lumrah saja, jika Anda, sebagai kaum Adam takut akan mengalami Testosterone Deficiency Syndrome (TDS) atau defisiensi testosteron. Pasalnya, testosteron sangat penting fungsinya bagi pria, baik pada masa janin, muda hingga dewasa.

    Seperti yang diungkapkan salah seorang androlog, dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd. “Hormon ini sangat penting karena itu merupakan hormon khusus pria. Hormon tersebut sebenarnya sudah ada pada anak kecil, hanya saja rendah sekali volumenya dan diproduksi oleh kelenjar suprarenal yang terletak di ginjal. Nantinya produk­si kelenjar ini akan menurun, dan fungsi suprarenal digantikan oleh testis.”


    Pada usia anak-anak, kurangnya hormon testosteron tidaklah berpen­garuh sehingga tidak perlu penanganan khusus. Berbeda dengan orang dewasa, di mana hormon testosteron sangat diperlukan, dan mencapai puncaknya sekitar umur 30–40 tahun.

    Seiring berjalannya waktu dan makin bertambahnya usia, keberadaan testosteron itu sangat banyak pengar­uhnya, bukan sekedar berkaitan dengan seksual keinginan libido tetapi juga mencegah kropos tulang, peningkatan energi, peningkatan fungsi kognitif, mencegah penurunan iritabilitas dan depresi.

    Biasanya, penurunan hormon testosteron ini dipicu dari pola makan dan gaya hidup hidup yang salah. Hal ini telah dialami oleh Tyo. Pria yang bekerja di sebuah biro iklan ternama di Jakarta ini sama sekali tidak mengira bahwa dirinya mengalami penurunan hormon testosteron.

    Maklum saja, selama ini ia sudah menjalankan pola hidup yang baik. Tubuhnya saja atletis, tegap, dan berdada bidang. Setiap minggunya, pria berumur 31 tahun ini tidak pernah lupa meluangkan waktunya untuk pergi ke gym. Namun anehnya, ia mengaku bahwa sudah satu tahun ini mengalami kelesuan gairah seksual.

    Akibatnya, sang istri, Angel, pun kerap protes dan mempertanyakannya. Tidak ingin mengecewakan wanita can­tik yang telah ia nikahi selama 4 tahun, Tyo pun memutuskan untuk melakukan uji klinis. Hasilnya, Tyo dinyatakan men­galami TDS. Dokter yang menangani pria berkulit putih ini pun menyarankan agar ia melakukan terapi testosteron.

    Melihat pengalaman yang dia­lami Tyo, dr. Indra mengungkapkan, memang ada beberapa kasus yang memperlihatkan seorang pria yang telah menerapkan pola gaya hidup bagus, sehingga fisiknya baik dan sehat, namun tetap mengalami masalah testoteron. Ia menjelaskan bahwa hal ini dapat terjadi akibat fungsi testis yang bermasalah, sehingga mengurangi produksi testosteron pada testis-nya. “Biasanya, hal itu akibat adanya infeksi, dan paling sering adalah infeksi Orchitis yang merupakan pembengkakan pada testis,” jelasnya.

    Mengingat penurunan hormon testosteron ini disebabkan oleh ber­bagai macam hal, terapi testosteron tidak bisa dilakukan tanpa dilakukan­nya uji klinis terlebih dahulu. Hal ini ditegaskan oleh dr. Indra, “Sebelum dilakukan pemberian hormon, pasien harus melalui pemeriksaan karena tidak bisa diraba-raba. Harus diingat bahwa pemberian testosteron ini juga ada efek sampingnya.”

    Aktivitas seks semula hanya dilakukan seminggu sekali yang dapat di upgrade hingga 3 sampai 4 kali dalam satu minggu merupakan efek positif yang dapat diperoleh setelah melaku­kan terapi testosteron. Namun, jika terapi dilakukan secara asal-asalan, ada dampak negatif yang dapat memba­hayakan, yaitu bisa menimbulkan gejala prostat.

    “Ini kalau pemberiannya dilakukan secara berlebihan. Sebenarnya, kalau­pun sudah menurun karena berumur, maka itu sebenarnya tidak perlu ditam­bah. Efek berikutnya, karena sifatnya anabolik, maka ia akan memicu gula darah. Oleh karenanya, bagi pengidap sakit gula, harus hati-hati kecuali kalau gula darahnya terkontrol,” tutur dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd lagi.

    Penurunan testosteron, dapatkah terlihat tandanya?

    Pria makin berumur, kemampuan seksnya pun akan menurun. Perut bun­cit, otot kendur, dan gejala andropause merupakan semua gejala yang disebab­kan penurunan testosteron.

    Untuk mencegahnya, selain makan yang baik dan sehat, lalu apa lagi?

    Hormon testosteron dapat berkurang disebabkan dari trauma suhu, trauma tekanan, atau trauma infeksi. Untuk itulah kita wajib men­jaganya, agar kelenjar tidak menurun fungsinya. Namun yang perlu diingat, berkurangnya hormon karena proses bertambahnya usia memang tidak bisa dicegah. Yang bisa dilakukan adalah memperlambat.

    Bagaimana dengan terapi, apakah sangat berpengaruh untuk memper­lambat?

    Terapi itu sangat membantu. Sebe­narnya yang dipermasalahkan bukan harus ditambah, terlebih pada pria usia 60 tahun. Sangatlah tidak mungkin untuk memberikan testosteron pada pria 60 tahun agar usianya bisa kem­bali seperti 30 – 40 tahun. Terapi ini hanya berfungsi untuk memperlambat atau mencegah penurunan yang lebih cepat. Inilah salah satu alasan sekarang ini untuk pemberian testosteron pada orang-orang yang sudah berumur den­gan istilah aging male.

    Terapi itu sendiri sebaiknya dilaku­kan seberapa sering dan seberapa lama?

    Tergantung obatnya. Ada pembe­rian obat yang dilakukan setiap hari. Cuma masalahnya, kalau obat makan itu, lambung tidak bisa menyerapnya secara utuh. Lalu dipikirkan bagaimana kalau diberi suntikan agar tidak melalui lambung. Kalau ditanya mana yang lebih baik, suntikan atau obat makan, harus uji klinis terlebih dahulu untuk mengetahui kadar hormonnya. Namun memang lebih baik suntikan. Orang yang menyerap hormon secara oral itu tergolong orang yang ragu-ragu dan memang tidak periksa hormonnya, sehingga merasa ingin menambah saja, tidak tolak ukur. Sedangkan pemberian suntikan, bisa dilakukan 3 – 4 kali da­lam setahun, misalnya setelah melalui pemeriksaan medis.

    Setelah pemberian hormon, apakah langsung terasa reaksinya?

    Tergantung bagaimana posisi orang itu saat diberikan. Ini bukan pengoba­tan instan, melainkan melalui proses yang memakan waktu bisa sampai enam minggu barulah terlihat efeknya. Tapi, ada juga kasus di mana dalam waktu 3 – 4 jam sudah bereaksi. Satu hal lagi yang perlu diingat, makin ban­yak orang mengonsumsi karbohidrat dan lemak maka akan naik hormon SHBG yang sebenarnya berbanding terbalik dengan testosteron. Kalau pada seseorang berusia makin tua dan testosteron-nya makin menurun, maka SHBG makin naik. Sedangkan pada anak muda, saat terjadi penumpukan karbohidrat dan lemak, maka SHBG menurun, dan itu mengikat hormon testosteron.

    Mereka yang usia di bawah 40 tahun, apa mungkin mengalami masalah penurunan hormon testos­teron, dan apa penyebabnya?

    Bisa jadi. Efek kegemukan me­mang bisa mengikat, tetapi organ untuk mengeluarkan testosteron-nya tidak berkurang. Hanya saja, karena penuh lemak dan karbohidrat tadi, testosteran yang aktif diikat sehingga fungsinya berkurang. Artinya, tubuh­nya itu sebenarnya kekurangan testos­teron. Dalam tubuh itu ada dua jenis testosteron bebas yang berguna mem­perbaiki otot, libido, mempertahakan ejakulasi/ereksi. Sehingga kalau ter­ikat, maka fungsinya berkurang.

    Untuk wanita sendiri, seberapa penting testosteron?

    Bisa mencegah keropos tulang. Pada dosis rendah bisa meningkatkan libido. Tetapi harus hati-hati, kebanya­kan testosteron itu bisa menyebabkan maskulinisasi karena testosteron selain mematangkan sperma, membesarkan testis, menyebabkan tumbuhnya jeng­got dan bulu-bulu pada tubuh. Karena itu, otot pria dan wanita sangat ber­beda dan itu akibat fungsi testosteron.

    Di Indonesia sendiri, sudah banyak­kah yang melakukan terapi testos­teron?

    Sudah banyak. Begini, hormon itu saling meregulasi. Kalau kurang pemahaman mengenai hormon itu, maka kita juga memberinya setengah-setengah. Fungsi produksi testosteron di testis itu juga tergantung hormon di otak. Jadi kalau testosteron di tu­buh itu sudah banyak, maka dia akan dikomando oleh otak untuk ditekan produksinya. Justru kalau kelebihan testosteron itu bisa menekan produksi sperma.

     

    Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd

    TESTOSTERON: Mempertahankan Kejantanan

    Bagi pria dewasa, berkurangnya hormon testosteron bisa menjadi momok yang menakutkan dan patut dihindari. Untung­nya, saat ini telah ada sejumlah terapi testosteron yang mampu mengembalikan fungsi dari hormon terpenting bagi kaum pria tersebut. Meski begitu, bukan berarti terapi ini dapat dilakukan sesuai kehendak Anda. Berikut penjelasan lengkap dari Dr. Indra Gusti Mansur, DHES, SpAnd, yang berhasil ditemui MEasia di sela-sela prakteknya di Klinik SamMarie, Jl. Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

     

    Disadur dari majalah ME atau measiaonline.com




Polls
Darimanakah anda mengetahui SamMarie?
 
Kami memiliki 3 Tamu online

Obstetri Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan)

Obstetri Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan) Para dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi akan menerima rujukan dan memberikan konsultasi untuk aneka kelainan pada wanita, seperti gangguan haid, gejala menopause, gangguan seksual, gangguan hormon reproduksi, gangguan ovulasi, penyakit infeksi yang tak kentara atau tersembunyi (subklinis) akibat parasit (toksoplasma), virus (rubela, sitomegalus, herpes simpleks), dan mikroba (mikoplasma, klamidia), yang semua itu dapat berdampak sebagai salah satu penyebab infertilitas, kelainan bawaan bayi, aneka bentuk kelainan kulit, susunan saraf pusat, mata, telinga atau sistem tubuh yang lain. Selanjutnya...

Dermato-venerologi (Penyakit kulit dan kelamin)

Dermato-venerologi  (Penyakit kulit dan kelamin) Klinik ini akan mendeteksi secara dini dan mengatasi penyakit kelamin pasangan suami-istri yang berobat di sini. Hal ini penting dalam kaitannya untuk menjaga kualitas janin (embrio) yang akan dihasilkan dari pasangan tersebut.Kami juga menyediakan layanan perawatan kesehatan kulit dan wajah bagi wanita maupun pria yang memiliki kulit bermasalah seperti jerawat, flek/noda hitam atau gangguan kulit lainnya.Kulit yang terawat menjadi lebih sehat, bersih dan segar dan memberikan rasa percaya diri bagi penampilan Anda. Selanjutnya...

Pediatri (Kesehatan anak)

Pediatri (Kesehatan anak) Setiap orang-tua pasti menginginkan anaknya senantiasa sehat, tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berguna kelak, oleh karena itu pemeliharaan pertumbuhan dan perkembangan anak Anda sangatlah penting. Di Klinik ini kami menyediakan berbagai ragam imunisasi untuk anak Anda, sehingga anak mempunyai kekebalan tubuh dari beragam penyakit. Selanjutnya...

Urologi (Bedah umum)

Urologi (Bedah umum)   Para pakar bedah urologi kami akan memeriksa dan mengatasi kelainan gangguan organ reproduksi pria yang dapat mempengaruhi fertilitas pria, terutama untuk menjaga mutu spermatozoa yang dihasilkannya. Beberapa penyebab yang dapat menurunkan mutu spermatozoa antara lain epididimitis (radang saluran sperma/epididimis), prostatitis (radang prostat), varikokel (pelebaran pembuluh darah balik dalam skrotum), atau kelainan hormon. Adanya penyakit orkhitis (radang pada buah zakar), parotitis (gondongan), retensio testis bilateral, serta torsio testis bilateral juga dapat mengakibatkan jumlah produksi spermatozoa rendah dan ukuran testis (buah zakar) yang kecil. Selanjutnya...

Andrologi (Kesuburan Pria)

Andrologi (Kesuburan Pria)   Klinik dan Laboratorium Andrologi merupakan salah satu andalan klinik SamMarie. Dikhususkan untuk menangani gangguan kesuburan pria, seperti gangguan libido, impotensi, gangguan ejakulasi dan kelainan spermatozoa serta infertilitas pria. Didukung dengan Laboratorium Andrologi dan teknik diagnostik spermatologi yang maju, kondisi sperma dapat dinilai secara terpadu seperti analisis sperma secara lengkap, uji adaptasi sperma, uji migrasi sperma, uji HOS (hypo-osmotic swelling), uji MAR (mixed agglutination reaction) uji imunologi, uji Kibrick. Selain itu berbagai teknik peningkatan mutu sperma dapat dilakukan, antara lain dengan pencucian (sperm washing) melalui beberapa cara yang jitu, guna mencapai mutu spermatozoa yang baik sebagai bekal bagi pembuahan yang berhasil dan menjadikan bayi sebagai keturunan dambaan yang bermutu prima. Selanjutnya...

Psikiatri (Kesehatan jiwa)

Faktor psikologis seseorang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan fisiknya. Bilamana kesehatan jiwa seseorang terganggu maka kesehatan fisiknya juga dapat terganggu.  Begitu pula di bidang kesehatan reproduksi, faktor psikis seperti stress yang berat dapat menjadi salah satu penyebab infertilitas. Pasangan suami-istri yang mempunyai tingkat stress yang tinggi, dapat mengakibatkan keseimbangan hormonalnya terganggu dan ini akan mengganggu perkembangan sel spermatozoa atau sel telurnya. Sebaliknya, infertilitas juga dapat mengganggu kesehatan jiwa pasangan suami-istri, terutama bilamana telah menunggu sekian lama namun tak kunjung memiliki keturunan, biasanya dapat menimbulkan masalah seperti kecemasan, sedih, depresi, dan keluhan-keluhan fisik yang tak terjelaskan (unexplained physical symptoms).   Selanjutnya...

Gizi klinik

Gizi klinik Di sini tersedia layanan konsultasi gizi bagi mereka yang mempunyai masalah dengan berat badan atau bagi mereka yang diharuskan untuk diet khusus. Salah satu faktor penyebab terjadinya infertilitas adalah kegemukan (obesitas), oleh karena itu untuk pasangan yang memiliki gangguan berat badan akan dirujuk ke Klinik ini untuk menjalani diet dengan benar sehingga mencapai berat badan yang normal. Selanjutnya...

Gigi dan Mulut

Gigi dan Mulut   Dokter gigi kami siap membantu untuk merawat dan memelihara gigi Anda hingga gigi senantiasa sehat, putih dan bersih, serta dapat menjaga dan memperbaiki penampilan dan percaya diri Anda. Di klinik Gigi didukung dengan peralatan canggih yang dihubungkan dengan komputerisasi sehingga memudahkan dokter untuk memberikan pelayanan layanannya, antara lain : Kamera mulut (intraoral camera) Pengelupas karang gigi elektrik (electric scaller) Perawatan saraf gigi elektrik (electric endodonthic) Tambalan laser (light currying/UV light) Selanjutnya...

Radiologi (Sinar-X)

Radiologi (Sinar-X) Layanan Radiologi mempunyai peran penting untuk menunjang pemastian diagnosis dokter agar lebih akurat.Layanan ini digunakan untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi gelombang baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik. Termasuk dalam layanan ini adalah : Rontgen/sinar-x (x-ray) Ultrasonography (USG) dan Pemeriksaan Sinar-X yang dapat dilakukan di Klinik SamMarie, antara lain: Pemeriksaan dengan bahan kontras, yaitu : Appendikografi BNO-IVP Histerosalpingografi (HSG) Mandibula Kistografi, dan lainnya Pemeriksaan tanpa bahan kontras, antara lain: Divisi kepala Divisi ekstremitas Divisi vertebrata Pelvis Abdomen Thoraks, dan lainnya Selanjutnya...

Laboratorium Klinik 24 Jam

Berbagai jenis pemeriksaan darah, urin, feses, air liur, telah dapat ditera dengan cepat dan terpercaya berkat kerjasama yang telah kami bina dengan Labaratorium Westerindo, yaitu sebuah laboratorium yang handal dan bermutu karena merupakan laboratorium yang mempunyai jaringan internasional dan berpusat di Australia. Laboratorium ini dilengkapi alat-alat pemeriksaan yang canggih-canggih dan didukung oleh tenaga-tenaga medis yang berpengalaman, serta pengawasan mutu yang berkesinambungan sehingga sudah tentu hasil yang kami persembahkan untuk Anda dapat dipertanggungjawabkan. Pemeriksaan yang dapat dilakukan : Pemeriksaan hematologi Pemeriksaan kimia Fungsi hati, Fungsi ginjal, Fungsi Jantung, Diabetes, Lemak, Mineral, Elektrolit, Pankreas Pemeriksaan hormon Hormon reproduksi Hormon tiroid Hormon lainnya Pemeriks... Selanjutnya...

USG 4 Dimensi

Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) Mutakhir Resolusi Tinggi Doppler Berwarna/3D-4D Real TimeSamMarie family Healtcare telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang diagnostik canggih, antara lain alat USG mutakhir berkemampuan tinggi yang meliputi USG 2-Dimensi Doppler Berwarna, 3-Dimensi dan 4-Dimensi Real Time. Untuk mencapai nilai ketepatan (akurasi) diagnostik yang tinggi, alat USG mutakhir ini dioperasikan oleh para dokter spesialis yang terpilih dalam bidangnya dan dipimpin oleh seorang dokter spesialis Radiologi Konsultan yang telah berpengalaman dalam melakukan berbagai jenis pemeriksaan USG. Dengan alat USG ini kami dapat memberikan layanan diagnostik paripurna bagi setiap wanita sebelum kehamilan, semasa kehamilan, dan setelah melahirkan. Selanjutnya...

Elektrokardiografi

Elektrokardiografi   Dengan semakin meningkatnya risiko penyakit jantung di Indonesia, maka setiap orang perlu melakukan pemeriksaan jantung sedini mungkin. Salah satu pemeriksaan dasar untuk menasah kelainan pada jantung adalah elektrokardiografi atau lebih dikenal dengan singkatan EKG. Konsultan Jantung dan Pembuluh Darah kami akan menerima rujukan dan pemeriksaan EKG  bagi Anda yang ingin memeriksakan kesehatan jantung. Selanjutnya...

Depo Farmasi

SamMarie juga dilengkapi dengan Depo Farmasi untuk memudahkan Anda mendapatkan obat-obatan yang diresepkan oleh para dokter. Ini akan menghemat waktu Anda karena tidak perlu mencari atau pergi tempat lain setelah konsultasi dan diperiksa oleh dokter hanya untuk membeli obat, serta Anda dapat meminum obat segera sesuai petunjuk dokter. Selanjutnya...

Aturan persiapan untuk pasien

Mikrokuretase atau juga dikenal dengan istilah biopsi endometrium adalah pemeriksaan untuk menilai ciri, bentuk, dan besarnya sel selaput lendir rahim (endometrium). Mikrokuretase dilakukan dengan mengambil percontoh sel endometrium memakai kuret kecil khusus yang dimasukkan melalui saluran leher rahim (kanalis servikalis) ke dalam rongga rahim. ... Selanjutnya...

Inseminasi intrauterin buatan suami (IBS)

Inseminasi intrauterin buatan suami adalah tindakan penaburan spermatozoa suami yang sudah terpilih dan tersaring melalui proses di laboratorium, ke dalam rongga rahim istri, di daerah dekat dengan mulut saluran telur. Selanjutnya...
Previous
Berikutnya
  • Obstetri Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan)

    Obstetri Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan)

  • Dermato-venerologi  (Penyakit kulit dan kelamin)

    Dermato-venerologi (Penyakit kulit dan kelamin)

  • Pediatri (Kesehatan anak)

  • Urologi (Bedah umum)

  • Andrologi (Kesuburan Pria)

    Andrologi (Kesuburan Pria)

  • Psikiatri (Kesehatan jiwa)

    Psikiatri (Kesehatan jiwa)

  • Gizi klinik

  • Gigi dan Mulut

    Gigi dan Mulut

  •  

    Radiologi (Sinar-X)

  • Laboratorium Klinik 24 Jam

    Laboratorium Klinik 24 Jam

  • USG 4 Dimensi

    USG 4 Dimensi

  • Elektrokardiografi

    Elektrokardiografi

  • Depo Farmasi

    Depo Farmasi

  • Aturan persiapan untuk pasien

  • Inseminasi intrauterin buatan suami (IBS)

    Inseminasi intrauterin buatan suami (IBS)

Share on facebook

 

PostHeaderIcon LAYANAN BAYI TABUNG DI RSIA SAMMARIE BASRA

Penyakit berubah mengikuti perubahan zaman

Sekarang zaman makin berubah, demikian pula dengan pola dan gaya hidup, serta pola pandang berkeluarga. Sekitar 50 tahun yang lalu di negeri ini, calon pasangan suami-istri (pasutri) menikah pada usia yang relatif muda. Setiap pasutri memiliki anak lebih dari dua, bahkan di desa-desa dan kota kecil kala itu masih dapat dijumpai pasutri memilih anak belasan. Kini, pola keluarga dengan anggota keluarga yang banyak sudah langka ditemukan. Namun sebaliknya, pasutri dengan keluarga kecil, dan pasutri yang mendambakan anak makin sering dan banyak ditemukan. Tampaknya, keadaan ini disebabkan oleh konsep hidup yang sudah berganti.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 22 Juni 2011 17:03 )

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Melahirkan di dalam air (Water Birth)

"Wow, Melahirkan dalam Air"

Berminat melahirkan dalam air? Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Jakarta sudah ada yang menawarkan fasilitas itu. Seperti apa?
SAKIT! itulah yang ditakutkan kaum perempuan saat melahirkan. Tak heran bila teknik-teknik mengurangi sakit persalinan pun banyak diminati. Mulai persalinan Caesar, memakai bius epidural, hingga hipnobirthing atau melahirkan dengan dihipnotis agar tidak merasa sakit. Dan kini, teknik persalinan yang mulai banyak diminati adalah melahirkan dalam air.

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 09 Juli 2011 13:49 )

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Selamat Datang di SamMarie

SamMarie merupakan Klinik dan Rumah Sakit Khusus untuk Fertilitas, Menoandropause dan kesehatan keluarga dengan pelayanan terpadu. Keunggulan tenaga dokter spesialis yang terpilih dan profesional di bidangnya merupakan salah satu kunci pelayanan kesehatan Klinik SamMarie. Fasilitas peralatan pemeriksa medis modern dan canggih memberikan hasil ketepatan diagnosis yang mengoptimalkan keberhasilan pengobatan.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 22 Juni 2011 16:59 )

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Inseminasi intrauterin buatan suami (IBS)

Inseminasi intrauterin buatan suami adalah tindakan penaburan spermatozoa suami yang sudah terpilih dan tersaring melalui proses di laboratorium, ke dalam rongga rahim istri, di daerah dekat dengan mulut saluran telur.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 22 Juni 2011 17:01 )

Selanjutnya...